Selasa, 13 Oktober 2020

Konsumen Sebagai Individual

 

Pada kali iini kita akan membahas tentang konsumen sebagai individual. Hal tersebut menyangkut tentang kepribadian,motivasi,persepsi dan sikap yang di miliki masing masing individu.

·         Motivasi

Motivasi adalah proses yang memandu perilaku orang ke arah tertentu. Kebutuhan konsumen memicu keterlibatan dalam perilaku tertentu, sementara dorongan menentukan jumlah upaya yang mereka lakukan, untuk mencapai hasil (sasaran) yang diinginkan. Tujuan dapat dimotivasi secara intrinsik dan ekstrinsik(jannson,2010). Motivasi intrinsik adalah ketika orang memiliki keinginan untuk terlibat dalam suatu kegiatan untuk kepentingannya sendiri sebagai lawan dari motivasi ekstrinsik yaitu ketika orang mengharapkan semacam hadiah seperti uang atau hadiah bonus. Mereka yang termotivasi secara intrinsik cenderung terlibat dalam perilaku yang mereka pilih untuk jangka waktu yang lebih lama daripada mereka yang termotivasi secara ekstrinsik (Decci & Ryan, 1985).

Menurut Rath, Bay, Pettrizi, Gill, 2015. Motivasi adalah hasil dari kekuatan yang bekerja pada atau dalam diri seseorang untuk memulai atau mengaktifkan perilaku tertentu. Kekuatan ini dapat bersifat fisiologis (misalnya, kelaparan mengaktifkan keinginan untuk makan), psikologis (misalnya, kesedihan menimbulkan air mata), atau lingkungan (misalnya, badai menggerakkan orang untuk mencari perlindungan).

Dengan demikian, memahami motivasi konsumen adalah cara terbaik untuk meningkatkan insentif pembeli (alasan untuk membeli) yaitu, untuk memindahkan konsumen dari keadaan sebenarnya ke keadaan yang diinginkan. Yang terpenting, perhatian pelanggan entah bagaimana harus difokuskan pada barang tertentu yang ingin dijual pemasar dan bukan pada produk orang lain, dan dorongan harus cukup kuat agar pelanggan bersedia membayar harga dalam hal waktu, tenaga. , dan uang untuk mendapatkan barang (Rath, Bay, Pettrizi, Gill, 2015)

·         Kepribadian

Kepribadian manusia terdiri dari karakteristik psikologis individu yang secara rutin mempengaruhi cara orang bereaksi terhadap lingkungannya. Karakteristik yang membuat kita unik dari orang lain, karakteristik seperti apakah kita lebih ekstrovert atau introvert, pasif atau aktif, pemimpin atau pengikut, adalah bagian dari kepribadian kita (Rath, Bay, Pettrizi, Gill, 2015), contoh nya :

1.      Ekstrovert

Ketika seseorang/individu dengan kepribadian ekstrovert berbelanja pakaian. Individu ini akan memilih warna yang cerah karna individu seperti ini cenderung ingin di lihat orang lain.

2.      Introvert

Individu dengan kepribadian seperti ini ketika berbelanja pakaian cenderung memilih warna netral.

 

Berdasarkan pernyataan diatas dapat dilihat bahwa kepribadian sangat mempengaruhi individu dalam memilih apa yang dia suka atau apa yang dia pakai untuk dirinya sendiri.

·         Persepsi

Menurut KBBI persepsi adalah tanggapan atau penerimaan seseorang secara langsung dari sesuatu melalui pancaindranya, Menurut Jansson 2010 Persepsi dalam general adalah tanggapan seseorang secara langsung atas penerimaan informasi dari lingkungan sekitarnya.

Contoh nya adalah ketika individu melihat iklan suatu produk di televisi dan di lingkungan sekitar individu tersebut banyak yang menggunakan produk tersebut, maka ada kemungkinan besar individu tersebut akan membelinya.

.           Menurut Jansson 2010 persepsi individu ada dalam Teori Gestalt. Teori Gestalt sendiri adalah proses presepsi melalui sensasi yang memilikin suatu pola yang kemudian menjadi satu kesatuan.

·         Sikap

Sikap awalnya dikonseptualisasikan sebagai disposisi untuk berperilaku secara positif atau negatif terhadap suatu objek (Allport, 1935). Rosenberg & Hovland, 1960 mendefinisikan sikap sebagai memiliki tiga komponen: afektif (perasaan terhadap suatu objek), kognitif (keyakinan tentang objek), dan kognitif (perilaku terhadap objek), yang masing-masing merupakan manifestasi independen dari satu konstruksi yang mendasari.

 

Schwarz dan Bohner.2001(dikutip pada buku social psychology of consumer behavior) bahwa sikap dibangun pada saat seseorang diminta untuk melaporkannya. Artinya, bagian pengetahuan yang masuk ke dalam konstruksi sikap terhadap suatu produk pada satu titik waktu mungkin berbeda dalam hal-hal penting dari bagian yang kemudian diambil dan digunakan sebagai dasar keputusan untuk membelinya di lain waktu.

 

Kesimpulan

Dalam konsumen sebagai individual terdapat 4 aspek yang mempengaruhi nya. Yaitu : emosi, sikap, persepsi, dan kepribadian individu tersebut. Dalam motivasi sendiri terdapat dua aspek lagi yaitu motivasi intrinsic dan ekstrinsik. Lalu keputusan seseorang untuk membeli suatu barang juga di pengaruhi oleh kepribadian mereka, contoh nya adalah individu dengan kepribadian ekstrovert dan introvert. Sedangkan ketika kita melihat di televise dan tertatrik dengan suatu barang tersebut itu adalah pengaruh dari persepsi dimana kita menilai barang tersebut bagus dan segera ingin membelinya. Lalu yang terakhir adalah sikap dimana pengaruh sikap ini sendiri terdapat berberapa pengaruh lain Antara lain afektif (perasaan terhadap suatu objek), kognitif (keyakinan tentang objek), dan kognitif (perilaku terhadap objek).

  • ·       https://kbbi.web.id/persepsi, di akses pada Jumat, 13 oktober 2020, Pukul 11.45 WIB.

    ·         Ng, S., & Lee, A.Y. (2015). Handbook of Culture and Consumer Behavior. United States of America: Oxford University Press.

    ·         Peck, J., & Shu, S.B. (2018). Psychological Ownership and Consumer Behavior. Springer International Publishing.

    ·         Rath, P. M., Bay, S., Gill, P., & Petrizzi, R. (2015). The why of the buy: Consumer behavior and fashion marketing (2nd ed.). Blomsbury Publishing.

    ·         Soloman, M. R. (2018). Consumer Behavior: Buying, Having, and Being. Global Edition.

    ·         Wanke, M. (2009). Social Psychology of Consumer Behavior. New York: Psychology Press


Tidak ada komentar:

Posting Komentar