Pada kali iini kita
akan membahas tentang konsumen sebagai individual. Hal tersebut menyangkut
tentang kepribadian,motivasi,persepsi dan sikap yang di miliki masing masing
individu.
·
Motivasi
Motivasi adalah
proses yang memandu perilaku orang ke arah tertentu. Kebutuhan konsumen memicu
keterlibatan dalam perilaku tertentu, sementara dorongan menentukan jumlah
upaya yang mereka lakukan, untuk mencapai hasil (sasaran) yang diinginkan.
Tujuan dapat dimotivasi secara intrinsik dan ekstrinsik(jannson,2010). Motivasi
intrinsik adalah ketika orang memiliki keinginan untuk terlibat dalam suatu
kegiatan untuk kepentingannya sendiri sebagai lawan dari motivasi ekstrinsik
yaitu ketika orang mengharapkan semacam hadiah seperti uang atau hadiah bonus.
Mereka yang termotivasi secara intrinsik cenderung terlibat dalam perilaku yang
mereka pilih untuk jangka waktu yang lebih lama daripada mereka yang
termotivasi secara ekstrinsik (Decci & Ryan, 1985).
Menurut Rath, Bay, Pettrizi, Gill,
2015. Motivasi adalah hasil dari kekuatan yang bekerja pada
atau dalam diri seseorang untuk memulai atau mengaktifkan perilaku tertentu.
Kekuatan ini dapat bersifat fisiologis (misalnya, kelaparan mengaktifkan
keinginan untuk makan), psikologis (misalnya, kesedihan menimbulkan air mata), atau
lingkungan (misalnya, badai menggerakkan orang untuk mencari perlindungan).
Dengan demikian,
memahami motivasi konsumen adalah cara terbaik untuk meningkatkan insentif
pembeli (alasan untuk membeli) yaitu, untuk memindahkan konsumen dari keadaan
sebenarnya ke keadaan yang diinginkan. Yang terpenting, perhatian pelanggan
entah bagaimana harus difokuskan pada barang tertentu yang ingin dijual pemasar
dan bukan pada produk orang lain, dan dorongan harus cukup kuat agar pelanggan
bersedia membayar harga dalam hal waktu, tenaga. , dan uang untuk mendapatkan
barang (Rath, Bay, Pettrizi, Gill,
2015)
·
Kepribadian
Kepribadian manusia terdiri
dari karakteristik psikologis individu yang secara rutin mempengaruhi cara
orang bereaksi terhadap lingkungannya. Karakteristik yang membuat kita unik
dari orang lain, karakteristik seperti apakah kita lebih ekstrovert atau
introvert, pasif atau aktif, pemimpin atau pengikut, adalah bagian dari
kepribadian kita (Rath, Bay, Pettrizi, Gill, 2015), contoh nya :
1. Ekstrovert
Ketika seseorang/individu
dengan kepribadian ekstrovert berbelanja pakaian. Individu ini akan memilih
warna yang cerah karna individu seperti ini cenderung ingin di lihat orang
lain.
2. Introvert
Individu dengan kepribadian
seperti ini ketika berbelanja pakaian cenderung memilih warna netral.
Berdasarkan pernyataan diatas dapat dilihat bahwa
kepribadian sangat mempengaruhi individu dalam memilih apa yang dia suka atau
apa yang dia pakai untuk dirinya sendiri.
·
Persepsi
Menurut KBBI persepsi adalah
tanggapan atau penerimaan seseorang secara langsung dari sesuatu melalui
pancaindranya, Menurut Jansson 2010 Persepsi dalam general adalah tanggapan
seseorang secara langsung atas penerimaan informasi dari lingkungan sekitarnya.
Contoh nya adalah ketika
individu melihat iklan suatu produk di televisi dan di lingkungan sekitar
individu tersebut banyak yang menggunakan produk tersebut, maka ada kemungkinan
besar individu tersebut akan membelinya.
. Menurut
Jansson 2010 persepsi individu ada dalam Teori Gestalt. Teori Gestalt sendiri
adalah proses presepsi melalui sensasi yang memilikin suatu pola yang kemudian
menjadi satu kesatuan.
·
Sikap
Sikap awalnya
dikonseptualisasikan sebagai disposisi untuk berperilaku secara positif atau
negatif terhadap suatu objek (Allport, 1935). Rosenberg & Hovland, 1960 mendefinisikan
sikap sebagai memiliki tiga komponen: afektif (perasaan terhadap suatu objek),
kognitif (keyakinan tentang objek), dan kognitif (perilaku terhadap objek),
yang masing-masing merupakan manifestasi independen dari satu konstruksi yang
mendasari.
Schwarz dan
Bohner.2001(dikutip pada buku social
psychology of consumer behavior) bahwa sikap dibangun pada saat seseorang
diminta untuk melaporkannya. Artinya, bagian pengetahuan yang masuk ke dalam
konstruksi sikap terhadap suatu produk pada satu titik waktu mungkin berbeda
dalam hal-hal penting dari bagian yang kemudian diambil dan digunakan sebagai
dasar keputusan untuk membelinya di lain waktu.
Kesimpulan
Dalam konsumen sebagai
individual terdapat 4 aspek yang mempengaruhi nya. Yaitu : emosi, sikap,
persepsi, dan kepribadian individu tersebut. Dalam motivasi sendiri terdapat
dua aspek lagi yaitu motivasi intrinsic dan ekstrinsik. Lalu keputusan
seseorang untuk membeli suatu barang juga di pengaruhi oleh kepribadian mereka,
contoh nya adalah individu dengan kepribadian ekstrovert dan introvert.
Sedangkan ketika kita melihat di televise dan tertatrik dengan suatu barang
tersebut itu adalah pengaruh dari persepsi dimana kita menilai barang tersebut
bagus dan segera ingin membelinya. Lalu yang terakhir adalah sikap dimana
pengaruh sikap ini sendiri terdapat berberapa pengaruh lain Antara lain afektif
(perasaan terhadap suatu objek), kognitif (keyakinan tentang objek), dan
kognitif (perilaku terhadap objek).
· https://kbbi.web.id/persepsi, di akses pada Jumat, 13 oktober 2020, Pukul 11.45 WIB.
· Ng, S., & Lee, A.Y. (2015). Handbook of Culture and Consumer Behavior. United States of America: Oxford University Press.
· Peck, J., & Shu, S.B. (2018). Psychological Ownership and Consumer Behavior. Springer International Publishing.
· Rath, P. M., Bay, S., Gill, P., & Petrizzi, R. (2015). The why of the buy: Consumer behavior and fashion marketing (2nd ed.). Blomsbury Publishing.
· Soloman, M. R. (2018). Consumer Behavior: Buying, Having, and Being. Global Edition.
· Wanke, M. (2009). Social Psychology of Consumer Behavior. New York: Psychology Press
Tidak ada komentar:
Posting Komentar